Kisah Pendaki Tersesat di Pasar Gunung Bawakaraeng

Kisah Pendaki Tersesat di Pasar Gunung Bawakaraeng

Kisah Pendaki Tersesat di Pasar Gunung Bawakaraeng – Sangat banyak sekali para pendaki yang pernah menemukan suasana mistis pada Pasar Anjaya yangmerupakan pasar setan atanra Gunung Bawakaraeng serta Lompobattang di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Jika dilihat dari jarak jauh, lokasi ini sebenarnya adalah sebuah tanah lapangan yang disekitari oleh pepohonan rimbun yang rindang. Banyak sekali pendaki gungung yang menyebut daerah tersebut sebagai Pasar Jin.

Kisah Pendaki Tersesat di Pasar Gunung Bawakaraeng

Terdapat beberapa mitos yang diketahui banyak pendaki gunung ini, salah satu diantaranya adalah saran agat tidak mendirikan tenda di sekitaran Pasar Anjaya yang merupakan di Kaki Gunung Bawakaraeng itu. Jika terdapat beberapa pendaki yang mencoba mendirikan tenda serta bermalam pastinya akan mendapatkan beberapa hal aneh serta mistis.

Kisah Pendaki Tersesat di Pasar Gunung Bawakaraeng

Semua pendaki tersebut pastinya akan mengalami keanehan yang sama, dimana mereka akan mendengar suara riuh yang banyak orang seperti tengah berada di pasar. Namun ketika dibuka tidak terdapat apa apa yang seperti didengar.

baca juga artikel tentang rumah sakit terseram di dunia

Menurut salah seorang pendaki gunung bernama Rahim, dia memberikan informasi bahwa pendaki juga pernah tersesa didaerah terseubt. Dimana pendaki yang tersesat tersebut pastinya dipercaya dibawa kedalam alam gaib. Namun ketika pendaki tersebut bisa ditemuka. Semua ingatan tentang hal yang dialaminya tidak akan diingat sama sekali.

Hal itu pastinya mereka seperti linglung ketika ditanya kemana dia tadi berada. Namun menurut penuturan pendaki gunung tersebut, pastinya setiap pendaki yang melanggar suatu tata krama ataupun etika ketika mendaki baru bisa dibawah ke dalam alam gaih. Dikarenakan didaerah tersebut dikenal sebagai tempat yang banyak penunggunya. Jadi kalian harus bersikap baik dan tidak sembarang berbicara ketika di daerah tersebut.

Menurut penuturan salah seorang penjaga gunung tersebut, maka setiap pendaki harus membersihkan dirinya dahulu sebelum mendaki di gunung tersebut. Namun mereka pastinya tidak menggunakan ataupun meminum minuman keras sebelum berangkat. Semua peralatan mendaki gunung harus dipersiapkan dengan upaya pencegahan dalam proses mendaki gunung tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *